Hukum Qurban secara Patungan - Menjadi Lebih Pintar

Find us on Google Plus

ads

Hot

Post Top Ad

Your Ad Spot

Jumat, 01 September 2017

Hukum Qurban secara Patungan

Umat muslim yang ingin berkurban bisa memilih kambing sebagai hewan kurban. Kambing merupakan hewan kurban yang banyak dipilih karena harganya yang lebih murah dibandingkan sapi atau hewan kurban lainnya. Untuk solusinya, kini banyak masyarakat yang melakukan patungan untuk membeli sap kurban. Lalu bagaimana hukum qurban yang dilakukan dengan cara patungan ini. Kurban merupakan perintah Allah SWT yang diwajibkan terutama untuk orang-orang yang mampu. Jadi jika merasa belum mampu membeli hewan kurban, tidak diwajibkan. Kurban memang lebih baik dilakukan oleh diri sendiri sepenuhnya. Namun beberapa ulama dan hadis memperbolehkan adanya patungan untuk membeli hewan kurban. Berikut adalah beberapa hal yang perlu diketahui tentang patungan kurban.

Tentang Kurban Secara Patungan


Berbagi merupakan hal mulia yang perlu dilakukan oleh umat muslim kepada sesama. Seperti saat melaksanakan kurban, berbagi dengan saudara supaya bersama-sama bisa menikmati makanan enak di hari raya. Tidak ada kerugian untuk seseorang yang berkurban, jadi harga hewan kurban mahal tidak akan menjadi masalah apabila benar-benar bertekad sedekah karena lillahi ta’ala. Namun jika Anda berkurban secara patungan untuk meringankan biaya, sebaiknya pelajari dengan benar bagaimana hukum qurban yang telah ditetapkan. Ulama memperbolehkan adanya patungan, tetapi hanya untuk hewan kurban sapi atau unta. Tidak sah jika kurban patungan untuk seekor kambing. Patungan kurban sapi diperbolehkan, tetapi tidak untuk patungan kurban kambing.

Patungan untuk kurban sapi diperbolehkan dengan dasar beberapa hadis. Seperti yang dilakukan oleh Rasulullah dan sahabat-sahabatnya yang pernah melakukan patungan kurban sapi atau unta. Ada peraturannya juga untuk orang yang mengadakan patungan kurban sapi. Hal tersebut hanya boleh dilakukan maksimal oleh 7 orang. Jika Anda ingin patungan untuk membeli sapi, harus oleh 7 orang atau kurang. Hukum qurban patungan 7 orang tersebut berdasarkan beberapa hadis dan juga ulama. Hitungan 7 orang disesuaikan dengan nilai sat ekor kambing yang 1/7 dari nilai satu ekor sapi. Patungan kurban tersebut juga berlaku bagi pekurban dengan hewan berupa unta.

Kegiatan patungan untuk kurban memang  boleh dan banyak memberi manfaat. Hal penting yang paling dirasa adalah keringanan, sebab secara patungan satu orangnya akan kebagian biaya yang lebih ringan. Selama niat berkurban adalah Allah ta’ala berkurban akan melunasi kewajiban seorang muslim dan menjadi kegiatan yang mulia. Dalam melaksanakan patungan kurban sendiri, kelompoknya boleh terdiri dari keluarga atau pun orang lain. Hukum qurban yang perlu diingat adalah tidak lupa niat. Jika ada 7 orang, maka semua harus ikut disebutkan. Sesuai dengan pendapat ulama yang sebagian besar membolehkan, Anda bisa berkurban secara patungan untuk sapi atau unta. Masing-masing pekurban harus niat sendiri-sendiri secara tulus dan hanya karena Allah semata.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Top Ad

Your Ad Spot