Syarat Hewan Kurban yang Baik untuk Dikurbankan

Kurang dari satu bulan Hari Raya Idul Adha akan tiba. Umat Islam di seluruh dunia sedang mempersiapkan hewan ternak yang akan dikurbankan pada hari tersebut. Hewan ternak yang bisa dikurbankan antara lain unta, kerbau, sapi, dan kambing. Hewan ternak yang akan disembelih tidak bisa sembarangan. Ada syarat-syarat untuk hewan kurban yang harus dipenuhi agar ibadah kurban menjadi sah. 



Syarat pertama yang harus dipenuhi oleh hewan kurban adalah hewan tersebut tergolong jenis yang diperbolehkan untuk disembelih atau dikurbankan sesuai dengan syariat Islam. Hewan yang diperbolehkan untuk disembelih adalah bahimatul an’am atau hewan ternak. Beberapa jenis hewan ternak yang bisa disembelih sesuai kesepakatan Imam An-Nawawi adalah kambing, sapi, unta, kerbau, dan domba. 

Selain itu, status kepemilikan hewan kurban atau bagaimana proses memperoleh hewan tersebut menjadi syarat yang harus dipenuhi. Hewan ternak yang akan dikurbankan tidak boleh hewan curian atau hewan yang dibeli menggunakan uang haram. Hewan ternak tersebut harus didapatkan melalui proses yang halal dan ada akad atau transaksi jual beli yang sesuai dengan syariat Islam. Orang yang menggunakan cara haram untuk memperoleh hewan ternak untuk kurban tidak akan diterima pahalanya oleh Allah SWT. 

Syarat lain yang harus diperhatikan dalam memilih hewan ternak untuk kurban adalah usia dari hewan tersebut. Hal ini dikarenakan usia akan menentukan kualitas dari hewan ternak yang akan dikurbankan.

Jika ingin berkurban sapi maka pilihlah sapi yang sudah berusia genap 2 tahun dan memasuki tahun ketiga. Jika ingin berkurban unta maka pilihlah unta yang sudah genap 5 tahun dan memasuki tahun keenam. Jika berkurban domba maka pilihlah domba yang berusia 6 bulan dan memasuki bulan ketujuh. Sedangkan, usia kambing yang akan dikurbankan harus 1 tahun dan memasuki tahun kedua. Sebaiknya memilih hewan untuk berkurban dengan usia yang memenuhi batas minimal dari syarat usia hewan ternak untuk kurban yang sudah disebutkan di atas.

Dalam memilih hewan ternak untuk kurban tidak kalah pentingnya memerhatikan kesehatan dan kondisi fisik hewan tersebut. Hewan ternak yang layak untuk dikurbankan adalah hewan ternak yang dalam kondisi sehat. Selain itu, hewan ternak tersebut tidak memiliki kecacatan secara fisik seperti buta, pincang, memiliki penyakit, dan terlalu kurus. Hewan ternak dengan empat kecacatan di atas tidak layak untuk dijadikan hewan kurban. Kurban akan menjadi tidak sah jika hewan yang cacat disembelih. Sebaiknya membeli hewan untuk kurban harus didampingi oleh ahli yang sudah tahu syarat-syarat hewan yang layak untuk dikurbankan. Selain itu, hewan ternak untuk kurban bisa dibeli secara individu atau rombongan. Hal itu disesuaikan dengan kemampuan finansial masing-masing individu.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pesan Cold Pressed Di Lemonilo.com Segera

Bantuan Untuk Warga Somalia Yang Dilanda Kelaparan

Wakaf Pangan Untuk Mengatasi Krisis Kelaparan