Kewajiban Untuk Berzakat Bagi Setiap Muslim - Menjadi Lebih Pintar

Find us on Google Plus

ads

Hot

Post Top Ad

Your Ad Spot

Senin, 19 Juni 2017

Kewajiban Untuk Berzakat Bagi Setiap Muslim

Zakat merupakan rukun Islam yang ketiga dan menjadi salah satu unsur pokok bagi tegaknya syariat Islam. Hukum zakat adalah wajib fardhu atas setiap muslim yang telah memenuhi syarat-syarat tertentu. Zakat termasuk dalam kategori ibadah seperti salat, haji, dan puasa yang telah diatur secara rinci berdasarkan Alquran dan Sunah. 

Zakat adalah hak orang lain, bukan hadiah atau pemberian dari orang yang mempunyai uang atau orang kaya kepada orang miskin. Zakat adalah kewajiban yang harus dibayar atau dikeluarkan ke kelompok orang yang berhak menerima. 


Zakat dapat menciptakan ketentraman dan ketenangan, bukan hanya kepada penerima, tetapi juga kepada pemberi zakat, sedekah dan infaq. ada banyak sekali macam zakat dan ketentuannya, namun yang jelas zakat juga merupakan sebuah kegiatan sosial kemasyarakatan dan kemanusiaan yang dapat berkembang sesuai dengan perkembangan umat manusia di mana pun. Zakat banyak disebutkan dalam Al Qur’an diantaranya:

"Ambilah zakat dari sebagian harta mereka, dengan zakat itu kamu membersihkan dan mensuci-kan mereka". (Surat At-Taubah ayat 103)
...dan dirikanlah salat, tunaikanlah zakat dan ruku'lah beserta orang-orang yang ruku'". (Surat Al-Baqarah  ayat 43)

Pada hari dipanaskan emas perak itu dalam neraka jahannam, lalu dibakar dengannya dahi mereka, lambung dan punggung mereka (lalu dikatakan) kepada mereka: "Inilah harta bendamu yang kamu simpan untuk dirimu sendiri, maka rasakanlah sekarang (akibat dari) apa yang kamu simpan itu." (Surat At-Taubah ayat 35)

...dan Dialah yang menjadikan kebun-kebun yang berjunjung dan yang tidak berjunjung, pohon korma, tanam-tanaman yang bermacam-macam buahnya, zaitun dan delima yang serupa (bentuk dan warnanya) dan tidak sama (rasanya). Makanlah dari buahnya (yang bermacam-macam itu) bila dia berbuah, dan tunaikanlah haknya di hari memetik hasilnya (dengan disedekahkan kepada fakir miskin); dan janganlah kamu berlebih-lebihan. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang yang berlebih-lebihan." (Surat Al-An'am ayat 141)

Berikut adalah kriteria harta yang wajib dizakatkan:

Harta itu dimiliki secara sempurna (al-milkut taam)
Harta itu tumbuh (an-nama')
Harta itu memenuhi jumlah standard minimal (nisab)
Harta itu telah dimiliki untuk jangka waktu tertentu (haul)
Harta itu telah melebihi kebutuhan dasar
Pemiliknya bukan orang yang selamat dari hutang.

Sedangkan harta yang tidak wajib untuk dizakatkan adalah:

Uang yang dipinjam dan tidak jelas statusnya, akan kembali atau tidak.
Harta yang telah diwaqafkan untuk umat.
Harta untuk pihak tertentu secara massal.
Harta milik negara.
Harta pinjaman.

Macam zakat dan ketentuannya:

1. Zakat fitrah adalah zakat yang berfungsi mengembalikan manusia muslim kepada fitrahnya, dengan menyucikan jiwa mereka dari dosa-dosa yang menyebabkan manusia  menyimpang dari fitrahnya. Zakat fitrah yang diberikan kepada orang adalah bahan makanan pokok atau bisa juga makanan pokok di daerah tempat kita melakukan zakat fitrah. Contohnya beras, jagung, tepung, tepung sagu, dll. Zakat fitrah wajib dikeluarkan seusai bulan Ramadhan sebelum shalat Ied. Apabila diberikan setelah shalat Ied maka bukan termasuk zakat fitrah tetapi sedekah.

2.   Zakat harta atau zakat maal adalah zakat yang dikenakan atas harta (maal) yang dimiliki seorang ataupun lembaga atau badan dengan syarat dan ketentuan yang telah ditetapkan.
Yang dapat disebut sebagai maal (harta/kekayaan) apabila telah memenuhi dua syarat berikut: a) dapat dimiliki atau disimpan/dihimpun/dikuasai, b) dapat diambil manfaatnya sesuai dengan fungsinya, seperti rumah, mobil, ternak, hasil pertanian, uang, emas, perak.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Top Ad

Your Ad Spot